Senin, 30 Januari 2012

Kakek untuk Indonesia

Satu pelajaran lagi ketika menonton acara TV tanggal 30 January 2012. "Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?" mungkin firman itu yang pantas menjadi pembuka dalam cerita kali ini. Begitu malunya aku menonton Tv itu, ketika ada seorang kakek berumur 90 tahunan dan tentu sudah tak gagah lagi, bahkan untuk berdiri saja, mungkin otot-ototnya harus bekerja keras, bahkan harus bergetar. namun tak ada keluhan baginya. tak hanya itu perjuangannya, karena ia harus berjalan lagi menyusuri desa-desa dengan tongkatnya yang bergetar itu dengan sabar dan dengan wajah yang tulus menjalankan hidup ini, berlajan terus menjual batu ungkal. sambil berjalan, sang pendamping (yang menemani kakek itu berjualan sekali ini) bertanya, "kek, makan yuk, udah capek, perut belum diisi.." dan kakek menjawab "lagi puasa" subhanallah, jadi selama 13 tahun ini sikaekk berjalan sambil berpuasa, itulah yang membuatku malu, karena banyak alasan untuk tidak melaksanakan puasa sunnah.. harapaannya adalah kesejahteraan bagi rakyat indonesia, dari timur sampe barat, utara sampe selatan, pokoknya kesejahteraa, tuturnya begitu.. harusnya bukan aku aja nii yang malu,, tapi para pejabat tinggi itu yang turut didoain kakek.. tapi karena ini aku jadi semabngat untuk melaksanakan puasa. semangat. sekian dulu yah ceritanya, lain kali ku share lagi cerita lainnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar